Tragis, Ayahnya Asyik Main Game Bayinya Tewas Kelaparan

pecandu game online
AcehXPress.coBagi beberapa orang, bermain game memang bukan hanya soal menghibur diri sendiri. Namun ada kalanya bermain game menjadi sebuah pekerjaan tetapi ada pula yang kecanduan. Jika sudah terlalu candu, maka seseorang bisa lupa dengan kegiatannya sehari-hari karena cuma duduk di depan komputer bermain game.
Dan kasus kecanduan game online ini sepertinya bisa jadi peringatan buat kamu sang maniak game. Bagaimana tidak, seorang ayah yang terlalu asyik bermain game online harus menerima fakta tragis jika bayinya tewas karena kelaparan. Hal inilah yang terjadi di Korea Selatan.
Seperti yang kamu tahu, negara asal Super Junior itu memang banyak memiliki warga yang maniak game online. Banyak warga Seoul rela menghabiskan waktu berjam-jam di warnet hanya bermain game. Termasuk pria ini yang karena terlalu candu, sampai meninggalkan putranya yang masih berusia 2 tahun begitu saja di apartemen.
Sang ayah bernama Chung yang berusia 22 tahun itu meninggalkan anaknya yang masih bayi di apartemen selama berminggu-minggu karena Chung terlalu candu bermain game online! Terakhir kali berkunjung ke apartemen, Chung tak pernah kembali selama seminggu tanpa melihat atau memberikan anaknya makanan, seperti dilansir NY Daily News.
CCTV menangkap Chung membawa tas saat di dalam lift apartemen
Melalui kamera CCTV apartemen, terungkap jika Chung selalu pulang tiga hari sekali ke apartemen untuk memberikan makanan ke putranya. Namun seminggu tak pulang, anak Chung itu telah tewas kelaparan. Bukannya sedih dan memakamkan anaknya, Chung malah dengan tega membungkus jenazah anaknya ke sebuah tas dan membuang mayatnya begitu saja di taman.
Dengan tega, Chung membuang jenazah putra kandungnya
Merasa tindakannya tak akan dicurigai, Chung bahkan melapor bahwa dia kehilangan putranya. Kini, Chung telah ditangkap karena terungkap bahwa dia membunuh dan membuang jenazah anaknya. Sungguh, dihukum seperti apa Chung ini enaknya? [KL]


EmoticonEmoticon