Showing posts with label Aceh Barat. Show all posts
Showing posts with label Aceh Barat. Show all posts

2 warga Aceh Terancam Dicambuk Karena Sabung Ayam

ilustrasi cambuk
AcehXPress.coDua orang warga Aceh Barat, Provinsi Aceh, diciduk polisi ketika tengah asyik bermain judi sabung ayam di Desa Pasie, Kecamatan Woyla, Aceh. Akibatnya, kelima tersangka terancam dicambuk karena melakukan tindak pidana Qanun Aceh Nomor 13 Tahun 2003 tentang Maisir (judi).

Kanit Resmob Bripka Yudha di Meulaboh mengatakan, saat penggerebekan ada belasan warga berada di lokasi judi. Setelah pemeriksaan dua orang itu ditetapkan sebagai tersangka.

"Semua berkas sudah dilimpahkan pada kejaksaan atau P-21 dan mengenai hukuman ukubah cambuk itu akan diputuskan oleh Mahkamah Syariah sesuai Qanun Aceh," kata Yudha seperti di lansir antara, Senin (15/12).

Dia menyebutkan, saat penggerebekan di tempat kejadian perkara`(TKP) di Desa Pasie Aceh, kepolisian berhasil menangkap lima dari belasan orang lain yang diperkirakan terlibat dalam judi itu.

Selain menangkap lima tersangka, aparat kepolisian juga mengamankan sedikitnya 13 unit sepeda motor di TKP beserta uang tunai senilai Rp700 ribu yang dijadikan barang bukti perjudian sebelah pihak.

Dari hasil pengembangan pemeriksaan saksi, ada delapan orang lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), karena saat penangkapan belasan warga lain yang berada dalam arena sabung ayam berhasil kabur dari kejaran polisi.

"Saat anggota datang ke TKP, lokasi yang dicurigai terlihat sepi hanya kendaraan roda dua terpakir 15 unit di halaman sebuah rumah, ternyata mereka semua di belakang, anggota masuk mereka kabur dan inilah beberapa orang yang berhasil diamankan," jelasnya.

Sebelumnya, kepolisian Aceh Barat mengamankan dua pejudi sabung ayam ditempat terpisah yakni di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, dan kedua TSK sudah menjalani masa tahanan.

Yudha memperkirakan, kasus judi sabung ayam ini dilakukan oleh komunitas tersendiri mengikuti tren layaknya judi bola, sehingga untuk pengembangan penangkapan dimungkinkan mudah karena sifatnya mereka berpindah-pindah pada tempat yang khusus. [merdeka]

BPBD: Banjir Meulaboh Kiriman dari Gunung

Seorang warga melintasi lokasi banjir melanda Pasi Pinang, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.
AcehXPress.coPihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mengakui banjir yang mengepung Meulaboh, Selasa (4/11/2014) merupakan kiriman air dari gunung. Padahal, sepanjang Selasa, tidak turun hujan dan cuaca mulai membaik. "Ini perlu diselidiki penyebab banjir. Air merendami Meulaboh karena kiriman," kata Kepala BPBD, Saiful AB.
Ia mengaku belum tahu persis sumber air yang kini menyebabkab banjir besar apakah disebabkan ilegal loging karena marak penebangan liar atau karena banyak lokasi lahan kini menjadi lokasi perkebunan sawit dan lokasi pertambangan. Sebab air yang kini terpusat di Meulaboh turun dari arah gunung menuju laut dan kondisi air juga deras.
Menurut Saiful, Kawasan yang terendam banjir di kota Meulaboh di antaranya Gampa, Ujong Baroh, serta Jalan Sisinggamagaraja serta jalan nasional Meulaboh-Medan di kawasan Pasi Pinang dan Gampong Darat dan ruas jalan Meulaboh-Geumpang. "Rumah-rumah yang sekitar aliran sungai di Kaway XVI dan Meureubo masih terendam dan penduduk mengungsi," ujarnya. [Serambi]

BBM Diisukan Naik, Kendaraan Padati SPBU di Meulaboh

Kenderaan antrean BBM di SPBU Kuta Padang, Meulaboh

AcehXPress.coStasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Meulaboh, Aceh Barat, mulai dipadati kendaraan yang antrean membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan bensin. Penyerbuan dilakukan menyusul informasi berkembang dalam bulan November 2014, pemerintah akan mengurangi subsidi BBM sehingga berdampak pada kenaikan harga Rp 3.000 per liter.
Beberapa warga mengatakan kenaikan BBM yang diwacanakan pemerintah terlalu tinggi, sehingga akan berdampak kenaikan harga seluruh kebutuhan baik bahan makanan dan barang jenis lainnya.
"Kenaikan BBM capai Rp 3.000 per liter sehingga menjadi Rp 9.500 per liter sangat berat," harap Bardi, warga Meulaboh di sela antrean di SPBU Kuta Padang. [Serambi]

Lagi, Banjir Renggut Nyawa di Aceh Barat

Seorang warga melintasi lokasi banjir melanda Pasi Pinang, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

AcehXPress.coBanjir besar yang melanda kawasan Aceh Barat, kembali renggut nyawa. Sebelumnya Novi Aroyan (7), warga Seuneubok, Johan Pahlawan. Selasa (4/11/2014) malam tadi pukul 24.00 WIB, giliran M Daud (89), warga Putim, Kecamatan Kaway XVI. Pria tua ini terjatuh dari lantai dua rumahnya dan diseret air deras.
Berdasar keterangan diperoleh Serambinews.com, M Daud terjatuh Selasa dini hari, ketia sedang melihat ke bagian bawah karena banjir mengepung rumahnya. Saat terjatuh ia langsung hilang terseret derasnya air banjir.
Malam kejadian, listrik padam total karena travo PLN di kawasan tersebut terendam banjir. Korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari rumah duka setelah 24 jam kemudian dilakukan pencarian oleh tim BPBD dan masyarakat. [Serambi]

Kategori

Kategori