Showing posts with label Bireuen. Show all posts
Showing posts with label Bireuen. Show all posts
Bupati Bireuen Terima Penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha

Bupati Bireuen Terima Penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha

SATYA LENCANA – Bupati Bireuen H Ruslan M Daud menerima Satya Lencana Adhitya Karya Mahatva Yodha yang diserahkan Mensos Khofifah Indar Parawansa.SATYA LENCANA – Bupati Bireuen H Ruslan M Daud menerima Satya Lencana Adhitya Karya Mahatva Yodha yang diserahkan Mensos Khofifah Indar Parawansa.
ACEHXPress.com | Bupati Bireuen H Ruslan M Daud menerima penghargaan dari pemerintah pusat berupa Satya Lencana "Adhitya Karya Mahatva Yodha" sebagai pembina karang Taruna teladan Aceh, akhir pekan lalu di Kisaran Asahan, Sumatera Utara.

Penyerahan yang dilakukan Mensos Khofifah Indar Parawansa, pada acara Bulan Bakti Karang Taruna Tingkat Nasional (BBKTN) di Kisaran bersama 5 gubernur dan 31 bupati/wali kota lain dari seluruh Indonesia.
Rahmat Setiawan mewakili Ketua Karang Teruna Bireuen Zulkifli MKom yang akrab disapa Zul Lada Sicupak, sangat bersyukur atas penganugerahan ini karena dapat meningkatkan prestasi daerah di tingkat Nasional khususnya di Kemeterian Sosial serta Pemuda dan Olah Raga.
Disebutkan, acara BBKTN di Asahan pihaknya mewakili Aceh mngikutsertakan 20 delelegasi dari Kabupaten Bireuen untuk turut partisipasi pada acara bulan bakti.
Rahmat Setiawan menambahkan, Bupati Bireuen H Ruslan M Daud ditetapkan sebagai salah satu  bupati penerima penghargaan tersebut berdasarkan surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna nomor 067.2/BBKTN/XII/2014. [And]

Satlantas Polres Bireuen Gelar Razia

Satlantas polres Bireun menggelar razia
AcehXPress.coSatuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bireuen menggelar razia operasi zebra rencong 2014 di lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya depan kantor Bupati Bireuen, kawasan Cot Gapu, Rabu (26/11/2014) sore. Razia tersebut turut dibantu anggota Subden POM IM/1-1 Bireuen dan petugas dari Dinas Perhubungan Bireuen.
Pantauan Serambinews.com, razia tersebut langsung dipimpin Kasat Lantas AKP Thomas Nurwanto SE SH didampingi Kanit Turjawali Aiptu Hendri Yunan dan Kanit Regiden Ipda Marzuki Oesman dan anggota. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm langsung dihentikan petugas.
Selain itu, pengendara sepmor yang nomor tanda kendaraan bermotor (TNKB) modifikasi juga dihentikan oleh petugas. “Mereka yang kita razia tidak memakai helm, menerobos lampu merah, slah jalur, serta nomor plat polisinya atau TNKB modifikasi, serta memeriksa surat-surat kendaraan, yang tidak lengkap langsung kita tilang,” terang Kasat Lantas.
Ditambahkan Kasat Lantas didampingi Kanit Regiden Ipda Marzuki Oesman dan Kanit Turjawali Aiptu Hendri Yunan, razia operasi zebra rencong ini dilaksanakan mulai 26 November hingga 9 Desember mendatang. [Serambi]

Jokowi Dianggap 'Mencekik' Rakyat

antrian BBM disejumlah SPBU
AcehXPress.co(Selasa, 18/11) Jokowi kembali membuat heboh Indonesia dan mengguncang jagat maya, #SalamGigitJari, sebuatan bully terbaru untuk orang nomor satu di negeri ini memenuhi tranding topic di sejumlah media sosial. 

Presiden baru indonesia yang belum genap satu bulan dilantik itu telah memberikan keputusan yang membuat kecewa seluruh pendukungnya tanpa terkecuali. Kebijakan untuk menaikkan harga BBM menjadi Rp. 8.500 per liter dianggap membuat ‘mendelik’ kalangan rakyat menengah kebawah. 

Malam tadi, dua jam sebelum pukul dua belas tepat, antrian panjang memenuhi seluruh SPBU di berbagai kabupaten tak terkecuali di aceh hingga menyulitkan petugas pengatur lalu lintas yang berusaha menertibkan hampir separuh badan jalan karena digunakan untuk mengantri BBM.

“Kami tak sanggup kalau harga BBM seperti ini, berat sekali bagi kami untuk bisa melanjutkan mencari rejeki, hasilnya habis untuk membeli BBM saja” ujar Mahmud (36) yang sehari-hari beroperasi menjadi penarik becak menuturkan kepada pihak AcehXpress saat turut mengantri di SPBU Juli-Bireun, (17/11) malam tadi.

Tidak hanya itu, kekecewaan yang mendalam juga dirasakan tak hanya oleh masa pendukung Salam Dua Jari ini, bahkan masa kubu yang berseberangan juga merasakan hal yang sama.

“Rasanya sangat kecewa, apa gunanya dipilih kalau akhirnya menyengsarakan rakyat saja, baru kali ini ada pemimpin yang langsung menyengsarakan rakyatnya setelah dipilih, padahal kami sudah ikhlas kalau beliau memegang kendali” ujar Dwi (24) saat ditanya pendapatnya mengenai kenaikan harga BBM yang terjadi serentak diseluruh indonesia.


Indonesia yang jumlah penduduknya jutaan dan lebih dari setengahnya merupakan pengangguran hanya bisa berharap agar pemimpin bisa menggunakan kebijakan yang tidak mencekik leher mereka untuk mencapai suatu tujuan dalam dunia kepemimpinannya. Mereka hanya berharap harga BBM kembali normal. [Diana Syahputri]

Dirazia di Warkop, PNS Bireun Dakwa Dakwi Satpol PP

PNS Bireun adu mulut dengan satpol PP
AcehXPress.coBelasan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bireuen, Senin (10/11), merazia Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nongkrong di warung kopi saat jam dinas.

Beberapa PNS sempat terlibat adu mulut atau dakwa dakwi dengan petugas Satpol PP yang mencatat namanya. Bahkan sang PNS juga sempat menantang awak media yang mencoba memotret acara razia tersebut.

Saat turun lapangan, anggota Satpol PP dibackup anggota TNI dari Subden POM IM/1-1 Bireuen. Mereka bergerak sekitar pukul 10.00 WIB ke sejumlah warung kopi (warkop) dalam kawasan Kota Bireuen. Seperti di Jalan Andalas, Jalan Ramai, Jalan T Hamzah Bendahara, Jalan Malikussaleh, Jalan Iskandar Muda, dan Jalan Gayo. Razia tersebut dipimpin Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP dan WH Bireuen, Muksin.

Dalam razia itu, petugas menemukan sejumlah PNS yang berseragam dinas berlambangkan logo Pemkab Bireuen dan PNS yang memakai baju korpri, sedang ngopi di warkop saat jam kerja.

Satu persatu PNS itu dicatat namanya oleh petugas. Namun beberapa PNS sempat adu mulut dengan petugas saat namanya dicatat petugas. Bahkan ada PNS yang coba menantang wartawan saat mengambil foto di sebuah warung di jalan Malikussaleh. Namun setelah petugas meninggalkan warung tersebut, PNS itu pun meminta maaf pada wartawan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP dan WH Bireuen, Muksin usai razia mengatakan, razia PNS itu dilaksanakannya atas perintah Bupati Bireuen Ruslan Daud. “Kami menggelar razia atas perintah atasan, karena selama ini juga sudah sering dilaporkan oleh masyarakat, ada PNS yang asyik nongkrong di warung kopi saat jam dinas,” kata Mukhsin.

Sementara Bupati Ruslan yang dikonfirmasi secara terpisah, membenarkan dirinya yang memerintahkan Satpol PP dan BKPP untuk merazia PNS di warung kami. “Selama ini saya mendapat laporan dari masyarakat ada PNS yang selalu di warung kopi saat jam kerja, saya sangat berterima kasih kepada masyarakat atas laporan dan pengawasan mereka,” kata Ruslan. [Prohaba]

Kategori

Kategori