Almarhum Mertua SBY Batal Jadi Pahlawan Nasional


Sarwo Edhie Wibowo dan Susilo Bambang Yudhoyono
AcehXPress.coJelang Hari Pahlawan , Soe Tjen Marching, anak korban tapol '65 rayakan kemenangan. Pembuat petisi “Don’t make Sarwo Edhie a Hero” ini berhasil menggalang dukungan agar Sarwo Edhie Wibowo batal masuk daftar baru pahlawan nasional tahun ini.
Jumat lalu (7/11) Presiden RI Joko Widodo menyematkan gelar pahlawan nasional bagi empat tokoh berjasa besar bagi bangsa dan negara, dan nama Sarwo Edhie gagal masuk.
Sejarah kelam pada periode 1965-1966 menyisakan jutaan orang yang dianggap komunis atau dekat dengan komunis dibunuh, dipenjara dan disiksa tanpa pengadilan.  Perkiraan korban yang tewas dari 500.000 hingga 2 juta jiwa. Sampai sekarang, keluarga dan keturunannya masih hidup dalam teror dan ketakutan.
Empat tokoh yang dinyatakan pahlawan nasional tersebut adalah 1) Letjen Purn Djamin Gintings, pejuang melawan penjajahan Belanda di Tanah Karo; 2) Sukarni Kartodiwirjo, pemimpin pemuda yang amankan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok; 3) KH Abdul Wahab Chadbullah, ulama moderat, pendiri surat kabar "Soeara Nahdlatul Oelama", pelopor gerakan kebebasan berpikir; dan 4) Mayjen TKR Purn HR Mohamad Mangoendiprojo, pendiri Badan Keamanan Rakyat (BKR). [Serambi]


EmoticonEmoticon